suami memberikan link sebuah blog sambil menuliskan, “sapa tau jadi kangen nulis..”

aih, rupanya sang pembaca setia kangen tulisan saya, ahahahaha..

dari nama dan isi blog yang familiar, saya baru sadar kalau itu blog seorang teman di perantauan. dan benar saja, saya jadi tergelitik untuk menulis kembali.

kali ini, tentang body shaming. apa itu? mengomentari fisik atau penampilan seseorang. sounds familiar? ha!

banyak orang melakukannya, bahkan atas nama candaan belaka, mencairkan suasana saja, bla bla bla.. dan mereka mungkin tidak tahu atau tidak mau tahu apa efek dari komentar semacam itu.

teman saya itu sejak dulu selalu mengalami tekanan batin karena tubuhnya yang sangat mungil. tapi apakah orang-orang yang mengejek itu paham kenapa tubuhnya begitu? ternyata tidak. dan dia pernah hampir menangis karena perkataan orang lain mengenai kondisinya tersebut.

saya sendiri mengalami hal seperti itu sejak usia remaja akhir… until now. saking seringnya mendengar celaan yang sama, itulah yang menjadi body image saya. saya yakin saya cukup buruk.

apa yang saya lakukan? saya berusaha keras mengubah apa yang telah ada di diri saya. demi apa? demi tak mendapatkan celaan dari orang lain.

bahkan, kalau boleh jujur (jelas boleh dong ya, hihihi..) , selama ini saya selalu berdoa supaya anak-anak tidak mirip dengan saya, karena saya tak ingin mereka mendapatkan perlakuan yang sama seperti ibunya.

hingga suatu hari, saya mendengarkan kalimat bijak dari seorang ustadz. menghina fisik orang lain itu sama saja dengan menghina ciptaan Tuhan. benar juga, memangnya siapa coba yang membuat kita seperti ini? semua adalah kehendak-Nya. ini takdir yang harus diterima.

dear people, jika kalian pernah (apalagi sering) melakukan body shaming terhadap orang lain, tobat gih 😎

saya termasuk golongan yang beruntung, menemukan orang-orang terkasih yang tidak peduli dengan kondisi fisik dan penampilan saya. mereka tetap menyayangi saya, bahkan di saat saya merasa tak sanggup bercermin.

karena itulah, saya akan melakukan hal yang sama. tak peduli apakah seseorang itu cantik, tak menarik, gemuk, kurus, berhidung mancung, berhidung pesek, berambut keriting, botak, berkulit hitam, berkulit putih, and whatever, they’re all beautiful in their own way… saya akan berusaha melihat sisi kebaikan mereka.

please stop body shaming.

let’s love every God’s creatures.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *